Selasa, 17 April 2012
short story talkshow “Jemput Bahagiamu dengan Menikah Muda”
Ahad pagi, 15 April 2012
hari yang cukup cerah cenderung panas kala itu di Yogyakarta.
Talkshow bertajuk “Jemput Bahagiamu dengan Menikah Muda” Di Masjid Jogokariyan, berlokasi di Jl. Jogokariyan 36.
Pembicaranya seorang dokter, lulusan UMY dan melanjutkan masternya di UGM dr. Farhan Ali Rahman (praktisi kesehatan) dan Ust. Fadlan Al Ikhwani (penulis buku Kujemput Jodohku.
pukul 7.30 WIB saya berangkat menuju lokasi. sekitar pukul 8.30 acara dimulai.
sang moderator membuka acara. memperkenalkan seorang pembicara.
layaknya acara talkshow pada umumnya, profil singkat dibacakan.
dr. Farhan Ali Rahman
menceritakan kisahnya menikah muda.
kondisi galau menyelimuti-nya ketika menginjak semester 6 saat kuliah. diawali denga konsultasi bersama ustadznya tentang hukum nikah.
pada dasarnya, hukum nikah ialah sunnah. karena merupakan suatu ibadah yang dicontohkan oleh Rasullullah Muhammad S.A.W.
hukum menikah tergantung pada diri kita. bisa jadi hukum nikah ialah
(1) Haram, hukum ini jatuh pada seorang yang belum cukup umur, masih kecil. atau pada orang yang jika menikah nanti ia malah akan men-zalimi pasangannya.
(2)Mubah. boleh saja
(3)Sunnah. bila kita sudah mandiri. sudah punya niat baik. sudah siap fisik maupun finansial.
(4) Wajib. pada orang yang mudah zina. maksudnya Menikah itu wajib hukumnya bagi seorang yang sudah mampu secara finansial dan juga sangat beresiko jatuh ke dalam perzinaan. Hal itu disebabkan bahwa menjaga diri dari zina adalah wajib. Maka bila jalan keluarnya hanyalah dengan cara menikah, tentu saja menikah bagi seseorang yang hampir jatuh ke dalam jurang zina wajib hukumnya.
dari pemikiran tersebut sang dokter berfikiran untuk menikah. dengan keyakinan bahwa niat baik untuk ibadah, atas ridhoNya pasti Allah pun akan memberi kemudahan.
Pada dasarnya, fitrah manusia ialah ingin bahagia . dan standar kebahagiaan setiap orang itu berbeda. kalau kita me-standar-kan kebahagiaan dengan ukuran dunia, maka tidak akan ada habisnya.
"Jadi, apa definisi BAHAGIA menurut anda?"
sesungguhnya KEBAHAGIAAN yang sejati ialah saat kita DEKAT dengan Allah. perkara dengan itu kita mendapat rezeki yang cukup. itu adalah bonus dari Allah.
jika kita mendapat "suatu" berupa rezeki tersebut, alangkah lebih bahagianya karena kita mendapatkannya karena dekat dengan Allah.
jadi kalo kita sudah niat karena Allah. Insya Allah pasti akan dimudahkan.
namun jika kita salah niat, maka akan saja ada hambatannya.
gayung pun bersambut. secercah jalan telah dibuka. melalui tahap ta'aruf. disampaikanlah sebuah nama untuk beliau. tanpa ba-bi-bu, beliau langsung mengajukan diri pada sang wanita. dengan syarat harus langsung menemui orang tua nya.
namun tidak semulus yang direncanakan. pihak wanita mengharapkan pernikahan diselenggarakan jika telah lulus kuliah. hal tersebt membuat beliau galau. karena tetap saja sama jika masih menunggu :)
setelah menimbang-nimbang, dan melalui tahap konsultasi... jika niatmu ialah Lillah "karena Allah" maka ya segerakanlah.
dengan demikian, beliau memberi ultimatum, bahwa jika tidak bisa disegerakan maka akan diakhiri proses khitbah ini.
*bersambung
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar