Sabtu, 12 Januari 2013
Akhiri dengan Indah (Akhir Tahun,Awal arungi impian)
Kita gak pernah tau, pertemuan yang kita anggap “gak sengaja”, yang kita anggap “kebetulan” itu mempunyai arti penting dalam kehidupan kita.
Kenapa ku sebut “gak sengaja”? ya...karena dalam keseharian, kita gak pernah tau apa yang akan terjadi nanti. Tapi sesungguhnya, Tuhan telah menuliskan dalam skenario hidup, bahwa kita akan bertemu dengan “siapa” yang Tuhan turunkan_yang Tuhan tunjukkan untuk jadi pembelajaran bagi kita...maka Yatafakkaruuuun ^_^.
Tak lepas dalam ingatan, selebrasi pergantian tahun dari 2012 ke 2013. Tak seperti biasa. Ya...tidak biasa karena aku tidak terbiasa merayakan pergantian tahun dengan suatu momen. Kufikir, aah biasa saja. Selain karena itu suatu kemubaziran, petasan disulut_ngapain coba?biar ramai?!biar gaduh?!...lalu kembang api, ya bagus siy, tapi apa jadinya kalo kembang api diguyur hujan?!gak mungkin kan jadi kembang air...But, aku tidak pernah menyalahkan orang-orang yang merayakannya...tetep dengerin suara letusan petasan yg biasa dinyalakan saat tepat jam00 disaat aku lebih memilih tidur.nyam’nyam’nyam...
Suatu momen saat Tuhan melanjutkan isi skenario hidupku. Dipartnerkan dengan seorang yang (mungkin) (seolah) tak kenal lelah. Pengejar mimpi. Pengejar Tjinta. Dengan alih-alih mewujudkan rencananya tuk meninggalkan jejak gambar dikamera DSLR-nya. Dengan laju motor berkecepatan sedang terkendali. Dengan dilema hati yang naik turun. Dan keyakinan yang makin yakin. Perjalanan menuju selatan Yogyakarta, ya Gunung Kidul. Telusur pantai niatnya. Mengeja sunset. Menanti sunrise. Dua bagian waktu yang menurutku indah. Sayang tuk dilewatkan. Dibalik keindahan pesona sang surya yang setelah dengan gagahnya menyinari bumi, kembali ke peraduan bumi. Berganti dengan cahaya bulan yang setia menemani malam. Kemudian kembali lagi, berganti dengan fajar. Begitu setiap harinya. Tuhan begitu sabar terhadap manusia. Diciptakan romantisme peraduan waktu, gradasi langit yang dramatis. Dengan “setia” Tuhan menciptakan matahari lengkap dengan pendamping dan sistemnya, tanpa peduli apakah manusia mensyukuri atau tidak.
Tidak hanya penampakan sosok partner diperjalanan kala itu... Tuhan telah ciptakan seorang lagi yang Dia printahkan, lewat tutur katanya, lewat kisahnya...
Yakin...Tuhan tidak pernah tidur. Tuhan mendengar mimpi kita. Dan kala kita lupa akan mimpi-mimpi kita. Tuhan punya cara yang unik mengingatkan hambaNya. Bahkan, lewat mulut seseorang yang baru kita kenal...mungkin banyak, sahabat-sahabat terdekat kita yang sering mengingatkan impian kita, entah itu berupa support moril ataupun sebagian energinya. Namun kali ini tidak...aku merasa “(ter) tampar” mendengar kisahnya dan ulasan yang kubahas dengan partnerku itu. Terasa “melek” se-melek-melek-nya. Seorang yang baru kukenal. Yang sempat kupandang sebelah mata karna ada satu kesalahan (mnurutku itu salah). Namun setelah mendengar celotehannya, kemudian ku berfikir...”Salah jika kita memandang orang dari sisi negatifnya saja. Ya mungkin ia punya alasan tuk lakukan itu. Tapi, lihatlah sisi positifnya. Lihat potensi dirinya dalam megembangkan hidupnya. Dan ia bisa. Aku pun PASTI BISA...”
Pergantian tahun yang menurutku paling keren. Bukan selebrasinya. Tapi Tuhan telah mengetuk ingatanku. Sekarang, bukan melulu kita menciptakan “resolusi” baru. Tapi bagaimana kita optimalkan potensi yang kita punya. Semakin semangat mengahadapi hari. Dan demikian itulah yang kuharapkan di tahun-tahun ke depan. Semakin baik. Lebih baik. Tetap baik. Dan selalu baik.
Terima kasih temans...terima kasih waktunya.celotehnya.kesempatannya.
smoga lain waktu bisa bertemu lagi.bersinergi.maximalkan potensi.meraih mimpi.
dan akhirnya pun...sejauh-jauh kaki melangkah...diam sejenak.nikamti alam sekitar.pandangi jauh alamNya.nikmati hembusan anginNya.awan indahnya.hijau pepohonan.semua menjadi komposisi yang seimbang.
Nikmat mana yang kau ingkari.
Terima kasih Tuhan.
*Yogyakarta.Gunungkidul.Pantai Sepanjang,Pantai Pok Tunggal*
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

#terharu
BalasHapus